Berapa Jarak Ideal Kehamilan

Memiliki anak harus dengan perencanaan yang matang, termasuk menentukan jarak ideal kehamilan antara anak satu dan lainnya. Lalu, kira-kira berapa jarak ideal kehamilan menurut para ahli? Yuk, baca di bawah ini!

Jarak Ideal Usia Anak

Menentukan jarak ideal antara kelahiran anak pertama dan anak berikutnya sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi. Menurut rekomendasi dari World Health Organization (WHO), jarak ideal kehamilan adalah 18 hingga 24 bulan setelah melahirkan sebelum hamil lagi. 

Penelitian menyarankan bahwa menunggu setidaknya 12-18 bulan dapat mengurangi risiko komplikasi kehamilan dan kelahiran prematur. Namun, jarak ini tidak selalu sama untuk setiap pasangan. Faktor usia, kesehatan fisik dan mental ibu, serta kondisi ekonomi keluarga juga berpengaruh dalam menentukan waktu yang tepat untuk kehamilan berikutnya.

Manfaat Mengatur Jarak Usia Anak

Mengatur jarak usia anak memiliki banyak manfaat, baik bagi ibu, anak pertama, maupun bayi yang akan lahir. Berikut ini beberapa manfaatnya:

  1. Pemulihan Tubuh Ibu

Mengatur jarak usia ideal pada anak dapat membantu ibu memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan tubuh dan mental sebelum kehamilan berikutnya, karena setelah melahirkan, tubuh ibu memerlukan waktu untuk pulih sepenuhnya. Proses pemulihan ini termasuk memperbaiki kadar zat besi, folat, dan energi yang terkuras selama kehamilan dan persalinan. 

  1. Mengurangi Risiko Komplikasi Kehamilan

Sebuah studi dari American Journal of Obstetrics and Gynecology menyebutkan bahwa jarak kehamilan yang terlalu dekat, kurang dari 6 bulan, berisiko tinggi menyebabkan bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah, dan komplikasi plasenta. Jarak yang cukup memungkinkan rahim dan sistem reproduksi ibu berfungsi optimal kembali.

  1. Kesejahteraan Anak Pertama

Memberi jarak usia yang cukup pada anak memungkinkan orang tua untuk lebih fokus merawat anak pertama. Anak mendapatkan perhatian yang memadai untuk tumbuh dan berkembang dengan baik sebelum berbagi perhatian dengan saudara baru.

  1. Perencanaan Keuangan yang Lebih Baik

Mengatur jarak kelahiran juga membantu keluarga dalam perencanaan keuangan. Orang tua memiliki waktu untuk menabung dan mempersiapkan kebutuhan anak berikutnya, mulai dari kesehatan hingga pendidikan.

Resiko Jika Tidak Memperhatikan Jarak Usia Anak

Sebaliknya, jarak usia anak yang terlalu dekat atau terlalu jauh juga membawa risiko tertentu. Berikut adalah beberapa risiko yang perlu kamu perhatikan, diantaranya:

  1. Risiko Kesehatan untuk Ibu

Kehamilan yang terlalu dekat dapat meningkatkan risiko anemia, perdarahan postpartum, dan persalinan prematur. Mengutip dari The Lancet Global Health, menyatakan bahwa ibu dengan jarak kehamilan kurang dari 12 bulan lebih berisiko mengalami komplikasi seperti preeklampsia dan keguguran.

  1. Risiko Bayi Lahir Prematur

Salah satu risiko jika tidak memperhatikan jarak usia anak pada masa kehamilan adalah meningkatkan risiko bayi lahir prematur. Penelitian yang diterbitkan oleh JAMA Pediatrics melaporkan bahwa bayi yang lahir dari ibu dengan jarak kehamilan kurang dari 6 bulan memiliki risiko lebih tinggi mengalami kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah.

  1. Gangguan Perkembangan Anak

Anak yang lahir dengan jarak yang sangat dekat dari saudaranya lebih rentan mengalami keterlambatan perkembangan sosial dan emosional. Ini disebabkan karena kurangnya waktu yang cukup bagi orang tua untuk memberikan stimulasi yang optimal kepada anak pertama.

  1. Stres Psikologis dan Finansial

Mengurus anak dengan jarak yang terlalu dekat bisa menjadi tantangan besar secara mental dan finansial. Orang tua cenderung merasa kewalahan, yang dapat mempengaruhi hubungan keluarga dan pola asuh anak.

Meskipun jarak ideal bervariasi untuk setiap keluarga, keputusan ini harus mempertimbangkan aspek medis, emosional, dan ekonomi. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau bidan untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *