Sebagai ibu hamil, kamu tidak boleh sembarangan mengonsumsi minuman-minuman ini meskipun suka banget!

Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil

Selama masa kehamilan, kamu mungkin akan dibingungkan dengan pantangan-pantangan yang ada. Salah satunya adalah pantangan terhadap minuman yang tidak boleh dikonsumsi. Entah itu harus dibatasi atau harus dihindari karena dapat berisiko buruk untuk bayi. 

Menjaga kesehatan janin sangat penting, dan asupan makanan serta minuman yang tepat dapat mempengaruhi perkembangan janin secara langsung. Setidaknya, ada 10 minuman yang wajib dihindari ibu hamil, yaitu:

  1. Minuman Beralkohol

Minuman yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil adalah alkohol, karena dapat meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), dan gangguan spektrum alkohol janin (FASD), yang mencakup cacat perilaku, intelektual, dan fisik seumur hidup. 

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, alkohol juga dapat memengaruhi perkembangan janin, termasuk otak dan jantung, serta menyebabkan masalah pertumbuhan dan sistem saraf pusat. Meskipun tidak semua bayi terpengaruh, tidak ada kadar alkohol yang aman selama kehamilan, bahkan sebelum mengetahui kehamilan. Alkohol dapat menyebabkan masalah kesehatan pada bayi kapan saja selama kehamilan, termasuk dalam tiga bulan pertama yang dapat memengaruhi fitur wajah bayi.

  1. Kopi atau Minuman Berkafein Tinggi

Kopi, teh, dan minuman tinggi kafein lainnya wajib dihindari oleh ibu hamil karena berisiko bagi kehamilan jika dikonsumsi berlebihan. Kafein dapat meningkatkan kemungkinan keguguran, bayi lahir mati, berat badan lahir rendah, dan gangguan perkembangan. Kafein cepat diserap oleh tubuh dan masuk ke plasenta, namun bayi dan plasentanya tidak memiliki kemampuan untuk memetabolisme kafein, sehingga kadarnya bisa meningkat. Oleh karena itu, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan agar asupan kafein selama kehamilan tidak lebih dari 200 miligram (mg) per hari.

  1. Minuman Energi

Ibu hamil sebaiknya menghindari minuman energi karena dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Minuman ini mengandung kafein, gula tinggi, dan bahan kimia tambahan yang dapat memengaruhi perkembangan janin serta menyebabkan komplikasi pada kehamilan, seperti peningkatan tekanan darah, gangguan tidur, dan peningkatan risiko keguguran. Kafein, terutama, dapat menembus plasenta dan memengaruhi sistem saraf janin, yang berisiko menyebabkan kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah.

Meskipun beberapa penelitian telah mempelajari dampak kafein pada perkembangan bayi, masih banyak yang belum dipahami mengenai pengaruh bahan lain dalam minuman berenergi. Setiap jenis minuman berenergi dapat mengandung campuran bahan yang berbeda, sehingga sulit untuk memastikan bagaimana keseluruhan komposisinya memengaruhi kesehatan bayi. Hal ini membuat pemahaman tentang risiko mengonsumsi minuman berenergi selama kehamilan menjadi sebuah tantangan.

  1. Minuman dengan Pemanis Buatan

Minuman yang wajib dihindari ibu hamil selanjutnya adalah minuman dengan pemanis buatan, karena beberapa jenis pemanis ini dapat berisiko bagi kesehatan ibu dan janin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemanis buatan seperti aspartam, sakarin, dan sukralosa  dapat melewati plasenta dan berpotensi memengaruhi pertumbuhan janin, menyebabkan gangguan metabolisme, atau bahkan memengaruhi sistem saraf bayi. 

Menurut The American Pregnancy Association, meskipun beberapa pemanis buatan telah disetujui oleh badan pengawas makanan, disarankan untuk membatasi konsumsi minuman yang mengandung pemanis buatan selama kehamilan.

  1. Minuman Bersoda

Minuman bersoda mengandung bahan kimia yang sebaiknya dihindari selama kehamilan, seperti kadar gula yang tinggi, kafein, dan bahan kimia tambahan seperti asam fosfat, yang berisiko menyebabkan beberapa masalah, seperti:

  1. Teh Herbal Tertentu

Tidak semua jenis teh herbal cocok untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Beberapa jenis teh herbal mengandung senyawa aktif yang bisa memicu kontraksi rahim, meningkatkan risiko keguguran, atau berdampak pada perkembangan janin.

Berikut beberapa teh herbal yang sebaiknya dihindari selama kehamilan:

  1. Jus Buah dengan Gula Tambahan

Jus buah dengan gula tambahan sebaiknya dihindari oleh ibu hamil karena dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan ibu dan janin. Konsumsi gula berlebihan dari jus buah dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional, yaitu kondisi kadar gula darah tinggi yang terjadi selama kehamilan. 

Menurut jurnal American Journal of Clinical Nutrition, asupan gula tambahan selama kehamilan berhubungan dengan peningkatan risiko resistensi insulin dan gangguan metabolisme pada ibu, yang juga dapat memengaruhi kesehatan janin. Selain itu, gula tambahan dalam jus buah memberikan kalori kosong tanpa nilai gizi tambahan, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan berlebih selama kehamilan.

  1. Minuman dengan Bahan Pengawet

Minuman yang mengandung pengawet sebaiknya dihindari, terutama oleh ibu hamil, karena bahan kimia dalam pengawet dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan. Pengawet seperti natrium benzoat, kalium sorbat, dan asam sulfat umumnya digunakan untuk memperpanjang masa simpan produk, namun konsumsi berlebihan dapat memengaruhi kesehatan tubuh. 

Pada ibu hamil, beberapa jenis pengawet dapat melewati plasenta dan berpotensi memengaruhi perkembangan janin. Paparan berlebih terhadap pengawet tertentu dapat mengganggu keseimbangan hormon serta meningkatkan risiko gangguan perkembangan. Selain itu, minuman berpengawet biasanya mengandung gula tambahan dan pewarna buatan yang dapat memperbesar risiko komplikasi seperti diabetes gestasional dan hipertensi dalam kehamilan.

  1. Minuman Susu Tidak Dipasteurisasi

Ibu hamil disarankan untuk menghindari konsumsi susu yang tidak dipasteurisasi karena dapat mengandung bakteri berbahaya seperti Listeria monocytogenes, E. coli, dan Salmonella. Bakteri ini berpotensi menyebabkan infeksi serius yang disebut listeriosis, yang sangat berisiko bagi ibu hamil dan janin. Listeriosis selama kehamilan dapat meningkatkan kemungkinan keguguran, kelahiran prematur, atau infeksi berat pada bayi baru lahir.

Untuk menjaga kesehatan ibu dan perkembangan janin, konsumsilah hanya susu dan produk olahan susu yang telah dipasteurisasi. Pastikan untuk selalu memeriksa label kemasan dan menghindari produk susu mentah atau yang tidak diproses dengan baik.

Menghindari minuman-minuman di atas berarti kamu tidak hanya menjaga kesehatan tubuh kamu sebagai ibu hamil, tetapi juga menjaga kesehatan dan perkembangan si kecil di dalam perut. Yuk selalu menjaga pola hidup sehat selama hamil dengan memenuhi nutrisi untuk kamu sebagai ibu hamil dan juga si kecil di dalam kandungan. Hindari minuman-minuman berbahaya untuk menjaga kesehatan kamu dan si kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *