Serangkaian tes prenatal ini wajib dilakukan untuk memantau perkembangan kesehatan kamu dan bayi kamu. Untuk itu, jangan sampai ada yang terlewat, ya?

Kehamilan trimester pertama merupakan periode awal yang sangat penting dalam perjalanan kehamilan. Pada tahap ini, berbagai perubahan fisik dan hormonal terjadi untuk mendukung perkembangan janin. 

Selama trimester ini, organ-organ bayi mulai terbentuk dan berkembang pesat. Pemeriksaan rutin dan tes skrining sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi. Memantau kesehatan secara berkala dapat membantu mendeteksi potensi masalah sejak dini dan memastikan bahwa segala sesuatunya berjalan dengan baik. 

Lalu, apa saja tes kehamilan yang penting dilakukan untuk ibu hamil di trimester pertama? Menurut Hopkins Medicine ada enam tes kehamilan yang wajib kamu jalani, antara lain

  1. Pemeriksaan Fisik Ibu Hamil

Pada tahap ini, kamu diwajibkan untuk mengunjungi dokter spesialis obstetri dan ginekologi untuk pemeriksaan fisik dan juga riwayat kesehatanmu. 

  1. Pelvic Exam dan Pap Smear Ibu Hamil

Pada trimester pertama kehamilan, tes prenatal dimulai dengan pelvic exam dan pap smear untuk memeriksa kondisi kesehatan leher rahim. Tes ini berfungsi untuk mendeteksi kanker serviks dan beberapa infeksi menular seksual (IMS).

  1. Tes Urine Ibu Hamil

Salah satu tes kehamilan yang penting untuk dilakukan ibu hamil pada trimester pertama kehamilan adalah tes urine. Tes ini bertujuan untuk mendeteksi infeksi ginjal dan, jika diperlukan, memastikan kehamilan dengan mengukur kadar hCG. Sampel urine juga akan diambil secara rutin untuk memantau kadar glukosa dan protein, yang dapat menjadi indikasi terjadinya diabetes pada ibu hamil dan preeklamsia, yaitu suatu kondisi yang ditandai dengan tekanan darah tinggi. Preeklamsia biasanya muncul setelah 20 minggu, tetapi protein dalam urine bisa muncul lebih awal jika ada penyakit ginjal kronis.

  1. Tes Skrining Trimester Pertama Kehamilan

Tes skrining trimester pertama kehamilan dilakukan untuk memastikan kesehatan janin dan mendeteksi risiko adanya kelainan genetik seperti Down syndrome dan kelainan genetik lainnya. 

Mengutip dari WebMd terdaat beberapa tes skrining yang dilakukan pada kehamilan trimester pertama adalah: 

  1. Pregnancy-associated plasma protein A (PAPP-A): Protein yang berasal dari plasenta. Kadar yang tidak normal dapat menunjukkan peningkatan risiko kelainan genetik.
  2. Human chorionic gonadotropin (hCG): Hormon yang juga dihasilkan oleh plasenta. Kadar yang tidak normal dapat menunjukkan risiko adanya kelainan genetik pada janin.

  1. Non-Invasive Prenatal Testing (NIPT)

Tes NIPT adalah tes skrining yang disarankan untuk dilakukan selama kehamilan untuk melihat apakah janin memiliki risiko  mengalami kelainan kromosom, seperti Down syndrome (trisomi 21), Edward syndrome (trisomi 18), dan Patau syndrome (trisomi 13). Dikutip dari MedlinePlus, tes NIPT juga bisa menentukan jenis kelamin janin. NIPT juga dikenal sebagai skrining DNA bebas sel (cfDNA) atau skrining prenatal noninvasif (NIPS). 

Manfaat Tes Lab untuk Ibu Hamil

Manfaat Tes Lab untuk Ibu Hamil

Manfaat tes lab untuk ibu hamil pada trimester pertama sangat penting, karena tes ini membantu mendeteksi berbagai kondisi yang mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. 

Tes ini dapat memberikan informasi penting untuk memastikan kehamilan berjalan dengan sehat dan membantu dalam perencanaan perawatan prenatal yang tepat. Adapun lima manfaat tes lab untuk ibu hamil, yaitu:

  1. Memantau kesehatan ibu dan janin: Dokter akan melakukan pemeriksaan berkala untuk memastikan bahwa kesehatan kamu dan janin berada dalam kondisi optimal, sehingga kehamilan dapat berjalan dengan baik.
  2. Deteksi dini kelainan dan komplikasi: Pemeriksaan laboratorium bertujuan mendeteksi secara dini berbagai kelainan genetik, seperti Down syndrome, serta komplikasi kehamilan, seperti diabetes gestasional dan preeklamsia, sehingga dapat ditangani lebih awal.
  3. Perencanaan persalinan: Tes dan pemeriksaan selama kehamilan membantu dokter memberikan panduan terbaik untuk memilih metode persalinan yang aman dan sesuai bagi kamu dan bayi.
  4. Pemantauan pertumbuhan janin: Melalui USG 3D/4D, kamu bisa melihat perkembangan janin secara detail, memastikan pertumbuhannya sesuai dengan usia kehamilan, serta memantau kesehatan fisik janin.
  5. Persiapan menyusui: Kamu juga akan diberikan informasi mengenai persiapan menyusui, serta apa yang perlu dipersiapkan menjelang proses persalinan, untuk memastikan kesiapan menyambut bayi dengan baik.

Kamu sebagai ibu hamil tidak perlu khawatir lagi mengenai kondisi genetik janin, Naleya Genomics hadir dengan layanan NIFTY, tes NIPT yang menawarkan deteksi aman, akurat, dan komprehensif untuk menilai risiko kelainan genetik pada janin sejak dini, hanya dengan sampel darah ibu.

NIFTY menggunakan teknologi canggih dengan hasil yang terpercaya dan sudah memproses 14,8 juta+ sampel di seluruh dunia dengan proses cepat dan aman bagi ibu serta janin.

Jangan tunggu lama! Hubungi kami sekarang melalui WhatsApp Naleya Genomics untuk informasi lebih lanjut dan jadwalkan tes NIFTY kamu hari ini.

Klik di sini untuk menghubungi kami!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *